Rabu, 06 April 2011

PERDAGANGAN DAGING AYAM


BAB I
LATAR BELAKANG

            Bila mendegar kata “Ayam” tentu kita sudah tau apa itu ? ya hewan sejenis unggas  yang memiliki bentuk unik dan suara yang khas.Selain itu daging ayam yang mengandung protein itu sangat banyak sekali manfaatnya bagi tubuh manusia,daging ayam tidak hanya sebagai sumber protein saja  bagi tubuh manusia, namun daging ayam juga menjadi ciri khas suatu Daerah di Indonesia khususnya biasa di bilang “harus bahkan wajib”mengunakan bahan baku ayam sebagai bahan makanan khas daerah tersebut.Contohnya saja Soto Ayam Kudus makanan khas kabupaten Kudus jawa tengah ini menambahkan daging ayam di dalam sotonya karena memang sejak nenek moyang mereka membuat soto mengunakan ayam sebagai bahan bakunya,selain itu Sate Ayam dari Madura Jawa Timur,ya memang selain membuat Sate dari daging sapi atau kerbau masyarakat Madura juga membuat satenya mengunakan daging ayam dan ini memang sejak dahulu ada dan menjadikan Sate ayamnya menjadi makanan khas daerah tersebut.Nah bicara tentang daging ayam tentunya tidak hanya Kabupaten Kudus dan Madura saja yang mengunakan daging ayam sebagai bahan baku makanan khasnya dari daerahnya,tentu masih banyak daerah di Indonesia yang mengandalkan daging ayam sebagai makanan khas daerah masing-masing. 
Sehubungan dengan masalah itu, seperti yang telah kita ketahui bahwa harga bahan makanan  saat ini terutama daging sedang mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Indonesia. Terurama untuk Daging Ayam. Kita juga mengetahui bahwa pada saat ini, dimana harga daging ayam sedang meningkat, hal ini tentu menjadi pertanyaan dalam benak kita kenapa harga daging ayam khususnya di Indonesia ini biasa meningkat?semua hal yang terjadi ini tentu saja akan mempengaruhi permintaan daging ayam,tentu kita biasa melihat mengingat perekonomian rakyat indonesia  yang biasa kita katakana juga masih rendah,masyarakat pasti akan lebih memilih kepada barang dagang yang lebih relatif murah.Walaupun begitu mengingat gizi dan protein yang terkandung dalam daging ayam tersebut sangat berguna sekali bagi tubuh manusia ini tentu menjadi pertimbagan bagi masyarakat ekonomi rendah.
Saat ini saya akan membahas dalam makalah ini Mengapa harga daging khususnya ayam meningkat? Bagaimana mekanismenya? Dan apa pengaruh bagi perekonomian?






1
 
 

BAB II
     MASALAH


v  Mengapa harga daging khususnya ayam meningkat ? Bagaimana mekanismenya? Dan apa pengaruh bagi perekonomian Indonesia?



LANDASAN TEORI
v  Hukum Permintaan barang
Apabila HARGA barang NAIK, maka jumlah BARANG yang DIMINTA akan TURUN
Sebaliknya, apabila HARGA barang TURUN, maka jumlah BARANG yang DIMINTA akan NAIK.
v  Hukum Penawaran Barang
Apabila HARGA barang NAIK, maka jumlah BARANG yang DITAWARKAN akan NAIK pula.
Sebaliknya, apabila HARGA barang TURUN, maka jumlah BARANG yang DITAWARKAN akan TURUN.


hipotesa

Dari beberapa sumber yang telah saya baca menurut saya kenaikan harga ayam dapat di sebabkan oleh beberapa faktor di antaranya :
1.      Karena banyak ayam terserang penyakit seperti (Virus flu burung) yang menyebabkan ayam-ayam itu mati,dan bahkan harus di musnakan bila memang ayam itu terditeksi virus flu burung
2.      Karena harga pakan ayam seperti dedak atau jagung mengalami kenaikan yang menyebabkan para pertenak ayam harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli pakan ternaknya.



2
 
 

ASUMSI

Dari sumber yang telah saya baca ternyata dikatakan bahwa produksi jagung mengalami penurunan. Sebagai contoh seperti konsumsi pakan ternak di Sumatra Utara mencapai sekitar 50.000 ton perbulan dengan kebutuhan jagung berkisar 40.000 ton perbulan. Namun, seringnya pasokan jagung lokal yang tidak memadai, sekitar 10% hingga 15% pengusaha pakan ternak masih melakukan impor jagung.
Selain itu persediaan jagung lokal itu ada musimnya, jadi sering tidak dapat memenuhi kebutuhan pabrikan se Saat ini kenaikkan harga jagung bukan hanya pada pasar lokal namun juga di dunia sehingga berimbas pada tingginya harga pakan ternak.
"Kebutuhan jagung sangat mendominasi untuk bahan baku pakan ternak yakni berkisar 50 persen. Jadi naiknya harga jagung mempengaruhi harga pakan ternak,dan juga tentu saja pasti mempengaruhi harga daging ayam ujarnya kepada Medan Bisnis, Kamis (10/3).Hingga memang harus ditambah dengan jagung impor.


BAB III
PEMBAHASAN

Daging ayam sebagai salah satu bahan makanan pokok dengan kandungan protein yang tinggi, tak heran bagi saya jika banyak yang memanfaatkan daging ayam sebagai salah satu asupan gizi bagi mereka.Namun akhir-akhir ini harga ayam sedang meningkat padahal kebutuhan akan daging ayam relatif tinggi lalu bagaimana pemerintah minyikapi hal ini ? berikut akan saya coba mengkaji mengapa harga daging ayam meningkat.
I.FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG HARGA AYAM MENINGKAT
1.         Dari asumsi yang tadi saya jelaskan di dapat bahwa produksi jagung dunia mengalami penurunan.
2.         Permintaan akan daging ayam tinggi.
3.         Banyaknya ayam yang terditeksi penyakit virus flu burung yang menyebabkan ayam harus di musnahkan karena berbahaya bagi manusia.
           
3
 
Dari faktor-faktor di atas sudah bisa di ketahui jika harga pakan ayam salah satunya jagung peroduksinya sedang menurun,sedangakan di ketahui para peternak ayam 50 persen bahan pakan  ayam ternaknya mengunakan jagung,yang apa bila di Indonesia itu produksi jagung ada musimnya tidak setiap saat tersedia,
Permintaan akan daging ayam tinggi ini juga sebagai pemicu faktor-faktor pendukung naiknya daging ayam,selain itu ayam yang terditeksi virus flu burung yang menyebabkan ayam tersebut harus di musnahkan juga menjadi faktor naiknya harga ayam di pasaran.

II.PERBANDINGAN HARGA AYAM SEBELUM MENGALAMI KENAIKAN
NAMA BARANG
JUMLAH
SEBELUM NAIK
SESUDAH NAIK
DAGING AYAM
1 KG
RP.15.000,-
RP. 18.000,-
TELUR AYAM
SATU BUTIR
RP.1.000,-
RP.1.300,-
Ø  KENAIKAN DI ATAS SEKITAR 30%

Melihat perbandingan di atas kita biasa simpulkan bahwa kenaikan daging ayam dan juga telurnya yang sekitar 30%,ini berarti tingkat permintaan akan daging akan akan menurun jika ini akan terus terjadi bahkan bertambah naik dengan seiringnya waktu.

III.DAMPAK  YANG AKAN TERJADI
1.      Menurunya pendapatan peternak ayam dan juga penjual daging ayam.
2.      Para peternak dan penjual akan mengalami kerugian bila ini teus terjadi.
3.      Permintaan akan daging ayam dan telurnya pasti akan mengalami penurunan yang cukup drastis.









4
 
 


BAB IV
PENUTUP

 a. Kesimpulan

Dari penjelasan yang tadi biasa saya jelaskan bila .Jika harga suatu barang relatif lebih mahal atau naik, maka akan berdampak pada penurunan daya beli atau minat dan permintaan akan barang tersebut menjadi turun atau rendah. Dan sebaliknya bila harga suatu barang relatif murah atau turun, maka akan berdampak pada peningkatan daya beli dan permintaan akan barang tersebut menjadi naik pula. Namun semuanya tergantung pada tingkat kebutuhan masyarakat akan barang tersebut. Dan segalanya itu terlepas dari faktor apa saja yang mempengaruhi naik atau turunnya harga dari suatu barang.

 b. Saran
            Bila memang produksi jagung menurun dan menimbulkan harga pakan ayam ternak meningkat seharusnya para peternak ayam biasa mengantinya dengaan alternatife-alternatif lain yang baginya tidak akan menimbulkan kenaikan harga pada daging ayam dan permintaan akan daging ayam tidak akan menurun.Contohnya pakan ternah mengunakan dedak,dan mencapurnya dengan jagung secukupnya agar kebutuhan akan jagung untuk pakan ternak tidak akan jadi masalah bagi para peternak ayam.
            Bila memang sudah ada kabar bahwa virus flu burung biasa terjangkit pada unggas terutama ayam dan berbahaya bila tertular pada manusia seharusnya peternah ayam dan pemerintah biasa mengantifikasinya denagan berbagai cara.
            Mungkin jika hal-hal di atas menurut saya biasa di antisipasi mungkin kejadian-kejadian seperti ini biasa di minilalkan dan tentunya tidak akan merugikan konsumen.